Kiat Sukses Membuat Olshop Laris

olshop

Saat ini, sudah banyak sekali online shop (toko online) atau yang sering disebut oleh netizen dengan kependekannya, olshop, sangat banyak di dunia maya.

Berikut data-data transaksi online di Indonesia tahun 2019 (laporan di awal 2020) menurut Hootsuite :

  • Total nilai transaksi online = $ 11 milyar
  • Jumlah orang yang melakukan pembayaran online 147 juta
  • Total belanja iklan online di semua platform = $ 1.89 milyar

Dari data-data tersebut, transaksi online di Indonesia sudah mulai menjadi kebiasaan baru. Jadi tidak heran juga kalau olshop juga menjamur.

Yang menjadi permasalahan adalah, bagaimana membuat olshop laris :

Target Market

Pastikan tahu target market olshopnya ke mana. Target market bisa didefinisikan dengan gender, usia, status keluarga (single, menikah atau punya anak), hobi, lokasi atau malah gaya hidup. Setiap produk mempunyai target marketnya sendiri.

Misalnya produk aplikasi digital, bisa didefinisikan target marketnya. Biasanya pembeli aplikasi digital adalah mereka yang berusia di bawah 30 tahun, lebih banyak konsumen pria daripada wanita untuk produk ini. Akan berbeda bila produknya alat dapur. Target market untuk alat dapur kebanyakan para wanita dan punya hobi masak.

Tujuan mengenali target market terutama bila akan menggunakan media iklan untuk mendatangkan trafik ke olshop.

Buat Logo dan Banner Olshop

Tujuan membuat logo dan banner olshop adalah membuat awareness kepada pembeli. Apabila pembeli puas dengan produk dan layanan olshop tertentu, pembeli akan kembali ke olshop tersebut. Cara termudah untuk mengingat olshop untuk pembeli adalah logo yang menarik dan banner yang mudah dikenali.

Untuk membuat logo dan banner, bisa memanfaatkan situs-situs penyedia desain online, seperti Canva. Situs-situs tersebut menyediakan desain logo keren dan banner toko yang keren serta bisa dibuat dengan mudah bahkan oleh yang awam dengan dunia desain.

Fast Response

Pembeli selalu minta segera dilayani. Meski hanya bertanya-tanya dan belum tentu membeli, segera balas pertanyaan pembeli. Yang lebih sering terjadi, bila penjual fast response, pembeli segera membuat orderan. Dan fast response akan membuat pembeli memberi ulasan yang baik untuk olshop.

Agar tidak menjawab pertanyaan pembeli selama 24 jam, olshop perlu menentukan jam kerja. Sebaiknya jam kerja ditulis di tempat yang mudah ditemukan pembeli. Sehingga pembeli memaklumi apabila pertanyaan tidak segera dijawab.

Manfaatkan Platform Semaksimal Mungkin

Sebaiknya olshop menggunakan platform yang dikenal dengan baik. Apabila lebih terbiasa dengan sosial media, maka gunakan olshop di sosial media. Demikian juga dengan menggunakan marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada dll. Yang sedang naik daun adalah shopee dengan promo free ongkir dan COD, ikuti tips cara jualan di Shopee agar toko semakin laris.

Atau bila sudah memiliki modal dan kemampuan mengelola iklan, gunakan iklan. Membuat dan mengelola iklan tidak hanya membutuhkan biaya, tetapi juga kemampuan yang cukup teknikal agar biaya iklan terkonversi dengan menguntungkan.

Iklan olshop dapat diarahkan ke sosial media atau website online shop. Buatlah desain olshop di sosial media atau website yang mudah untuk pembelian agar konversi pembelian lebih besar.

Oleh karenanya, gunakan salah satu platform yang sudah dikenali untuk memaksimalkan trafik dan keuntungan olshop.

Pastikan Produk Terjamin

Artinya produk yang dijual dan diterima pembeli tidak cacat atau busuk/basi untuk makanan. Jadi harus dipastikan sebelum dikemas, produk dalam keadaan baik.

Untuk memastikan produk aman saat berada di tangan kurir, harus dipastikan kemasannya dengan baik. Untuk memproteksi produk selain kemasan bisa ditambahkan plastik gelembung. Meskipun bukan kesalahan olshop, apabila produk diterima pembeli dalam keadaan rusak akibat pengiriman, komplain tetap dilakukan ke olshop, bukan kurir.

Testimoni

Testimoni atau ulasan adalah promosi dahsyat untuk olshop. Pembeli cenderung membeli produk secara online di toko yang sudah mempunyai testimoni dan ulasannya bagus.

Pelayanan yang bagus ke konsumen dan meminta testimoni saat barang sudah diterima, biasanya pembeli dengan senang hati memberi ulasan yang bagus.

Promosi

Sesekali lakukan promosi melibatkan follower olshop. Misalnya dengan share, tag olshop, akan mendapat kesempatan memperebutkan hadiah tertentu. Atau promosi menghabiskan stok, dengan diskon dari harga semula. Sebelum promosi, pastikan hadiah olshop diberi label olshop, agar pembeli mengingat olshop-nya.

Promosi sangat efektif mendatangkan pembeli ke olshop. Sebaiknya tema promosi berganti-ganti caranya setiap saat, misal tiap minggu atau tiap bulan. Untuk minggu 1, promosinya gratis ongkir, minggu 2 promosi giveaway untuk follower toko, minggu 3 promosi diskon dan aneka cara promosi lainnya.